Poker Asli Indonesia


Pasir adalah bahan bangunan yang banyak dipergunakan dari struktur paling bawah hingga paling atas dalam bangunan. Baik sebagai pasir urug, adukan hingga campuran beton. Pasir untuk bangunan mempunyai jenis yang berbeda-beda. Ada beberapa jenis pasir yang biasa dijual untuk bahan bangunan, antara lain :
1. Pasir Beton
Yaitu pasir yang warnanya hitam dan butirannya cukup halus, namun apabila dikepal dengan tangan tidak menggumpal dan akan puyar kembali. Pasir ini baik sekali untuk pengecoran, plesteran dinding, pondasi, pemasangan bata dan batu.

2. Pasir Pasang
Yaitu pasir yang lebih halus dari pasir beton. Ciri-cirinya apabila dikepal akan menggumpal dan tidak akan kembali ke semula. Pasir pasang biasanya digunakan untuk campuran pasir beton agar tidak terlalu kasar sehingga bisa dipakai untuk plesteran dinding.

3. Pasir Elod
Yaitu pasir yang paling halus diantara pasir beton dan pasir pasang. Ciri-cirinya apabila dikepal akan menggumpal dan tidak akan puyar kembali. Pasir jenis ini tidak bagus untuk bangunan. Biasanya dipakai untuk campuran pembuatan batako.

4. Pasir Merah
Yaitu pasir yang ciri-cirinya hampir sama dengan pasir beton namun lebih kasar dan batuannya agak lebih besar. Pasir ini bagus digunakan untuk bahan cor.

Lalu bagaimana cara memilih pasir yang baik untuk bahan bangunan?
Menurut Standar Nasional Indonesia (SK SNI – S – 04 – 1989 – F : 28) disebutkan mengenai persyaratan pasir atau agregat halus yang baik sebagai bahan bangunan sebagai berikut :
  1. Agregat halus harus terdiri dari butiran yang tajam dan keras dengan indeks kekerasan < 2,2.
  2. Sifat kekal apabila diuji dengan larutan jenuh garam sulfat sebagai berikut:
  • jika dipakai natriun sufat bagian hancur maksimal 12%.
  • jika dipakai magnesium sulfat bagian halus maksimal 10%.
  • Tidak boleh mengandung lumpur lebih dari 5% dan apabila pasir mengandunglumpur lebih dari 5% maka pasir harus dicuci.
  • Pasir tidak boleh mengadung bahan-bahan organik terlalu banyak, yang harus dibuktikan dengan percobaan warna dari Abrans–Harder dengan larutan jenuh NaOH 3%.
  • Susunan besar butir pasir mempunyai modulus kehalusan antara 1,5 sampai 3,8 dan terdiri dari butir-butir yang beraneka ragam.
  • Untuk beton dengan tingkat keawetan yang tinggi reaksi pasir terhadap alkali harus negatif.
  • Pasir laut tidak boleh digunakan sebagai agregat halus untuk semua mutu beton kecuali dengan petunjuk dari lembaga pemerintahan bahan bangunanyang diakui.
  • Agreagat halus yang digunakan untuk plesteran dan spesi terapan harusmemenuhi persyaratan pasir pasangan

Syarat batas gradasi pasir adalah :



Selanjutnya bagaimana cara pengecekan terhadap pasir?
Saat membeli pasir, mungkin kita tidak sempat melakukan pengetestan secara teknis, kita dapat melakukan pengecekan kualitas dengan cara sederhana seperti dibawah ini :
  1. Untuk mengecek kandungan lumpur pasir, dapat dilakukan dengan memasukkan pasir kedalam gelas yang sudah terisi dengan air. Kemudian botol digoncang dengan kuat dan kemudian biarkan hingga isi dalam gelas sampai tenang. Jika pasir banyak mengandung lumpur, akan kelihatan dengan jelas dimana lapisan lumpur akan tertumpu diatas pasir.
  2. Untuk mengecek apakah pasir mengandung kotoran oraganik, dapat dilakukan dengan cara ambilkan segenggam pasir kemudian letakkan di sebuah wadah, kemudian tuangkan soda (sodium hydroxide) ke pasir tersebut. Kemudian tunggu beberapa saat, jika warna pasir berubah menjadi coklat, berarti pasir tersebut banyak mengandung bahan kimia organik.

Demikian ulasan tentang jenis-jenis pasir dan cara memilih pasir yang baik untuk bangunan. Semoga bermanfaat...



Safety Induction merupakan kegiatan safety yang diberikan kepada pekerja baru, tamu proyek atau pihak-pihak yang perlu mengetahui tentang safety di suatu proyek. Safety Induction dapat dikatakan sebagai wujud nyata dari pelaksanaan Undang-Undang Nomor satu tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja.
Safety induction dapat berupa penjelasan langsung maupun video.

Berikut adalah hal-hal yang biasanya disampaikan saat Safety Induction:
  1. Profil Perusahaan / Proyek.
  2. HSE Perusahaan / Proyek (Commitment, Policy, Safety commitee).
  3. Definisi Safety.
  4. Standard APD yang harus digunakan.
  5. Safety Sign yang ada di proyek.
  6. Sanksi pelanggaran jika melanggar aturan yang telah ditetapkan.
  7. Tanggap darurat yang meliputi jalur evakuasi, informasi pelaksanaan keadaan darurat, tanda-tanda darurat, peralatan keadaan darurat, dan nomor-nomor yang dapat dihubngi jika terjadi keadaan darurat.
  8. Contoh bahaya dan risiko di lokasi kerja setempat serta Kecelakaan Kerja yang mungkin terjadi.
  9. Video Safety Induction ( jika ada ).

Setelah pelaksanaan Safety Induction, untuk pekerja baru sebaiknya diadakan post test, serta bukti komitmen bersama melalui penandatanganan Statement Letter, bahwa pekerja bersangkutan sudah memahami dan bersedia melakukan peraturan K3.

Demikian sedikit penjelasan tentang safety induction pada proyek. Terima kasih.










Di ruangan dapur atau toilet kita seringkali kita jumpai dipasang exhaust fan untuk mengatur sirkulasi udara di ruangan tersebut agar tidak apek, bau dan lain-lain. Lalu bagaimana cara kita untuk menentukan kapasitas exhaust fan tersebut yang cocok buat dapur maupun toilet kita?

Pada kesempatan kali ini kami mencoba untuk mengulas perhitungan kapasitas exhaust fan bagi dapur atau toilet kita. Adapun perhitungannya sebagai berikut :
Misal kita mempunyai ukuran dapur dengan panjang 6 meter, lebar 6 meter dan tinggi ruangan 3 meter. Berapa kapasitas exhaust fan yang cocok bagi ruangan dapur dengan ukuran tersebut?

Mari kita bersama-sama menghitungnya:
Exhaust fan dihitung dalam satuan Cubic Feet per Minutes (CFM). Maka pertama kali yang harus kita lakukan adalah mengubah ukuran ruangan tersebut dari satuan meter ke satuan feet ( 1 meter = 3,28 feet ). Maka ukuran ruangan dapur tersebut menjadi :
Panjang = 6 meter = 6 x 3,28 = 19,68 feet
Lebar = 6 meter = 6 x 3,28 = 19,68 feet
Tinggi = 3 meter = 3 x 3,28 = 9,84 feet

Maka untuk menghitung kapasitas exhaust fan adalah
= Panjang x Lebar x Tinggi x Air Change
= 19,68 x 19,68 x 9,84 x 15
= 57.165,8 cubic feet per hour

Lalu dirubah ke per menit menjadi :
= 57.165,8/60
= 952,76 CFM

Jadi kapasitas exhaust fan untuk dapur ukuran 6 x 6 x 3 meter tersebut adalah 952,76 CFM.
Keterangan :
Ketentuan nilai Air Change adalah :
Dapur = 15 x
Toilet = 10 x

Sangat mudah kan? Silahkan mempraktekkan sendiri untuk hitungan toilet dengan merubah nilai air change nya menjadi 10. Selamat berhitung dirumah. Semoga bermanfaat dan terima kasih.....



Beton adalah campuran antara agregat kasar, agregat halus, semen dan air serta kadang - kadang ditambahkan zat - zat additive (admixture) sebagai bahan tambahan. Penambahan zat additive ini bertujuan untuk mendapatkan mutu beton yang lebih baik lagi. Dan salah satu contoh zat additive yang digunakan pada penelitian ini yaitu Waterproof Integral. Waterproof Integral merupakan bahan yang kedap air yang penggunaannya pada struktur beton bertulang semakin banyak terutama untuk struktur dinding penahan tanah seperti pada basement.

Bahan integral waterproofing yang dicampurkan ke dalam adukan beton untuk mendapatkan beton yang bersifat kedap air (watertight) dengan cara memperkecil penetrasi air ke dalam beton tersebut sehingga melindungi beton terhadap kebocoran.

Waterproofing Integral diciptakan atas dasar sifat beton dalam kondisi normal tidak bersifat kedap terhadap penetrasi air sehingga dalam pabrikasi beton dibutuhkan suatu bahan tambahan (admixture) ke dalam adukan beton yang dapat menciptakan beton kedap air / watertight concrete, dan jenis integral saat ini meliputi :
  1. Integral yang mengandung plasticiser adalah sistem hidrofobik yang meningkatkan slump beton sehingga beton menjadi padat dan kedap air.
  2. Integral Kristalisasi atau Integral Crystalin adalah sistem hidrofilik menggunakan suatu bahan cairan Admixture bermutu tinggi yang mudah untuk diaplikasikan dan memiliki dua fungsi yaitu bersifat waterproof dan perlindungan korosi pada beton, dengan perlindungan menggunakan teknologi nano yang unik melalui reaksi kimia memodifikasi matriks semen, Reaksi dengan pasta semen dapat mengurangi ukuran pori & kapiler. Reaksi antara pencampuran material admixture ini dengan pasta semen menghasilkan struktur kristal yang tidak larut dan dapat mengisi lubang pori-pori & kapiler.

Integral plasticiser (hidofobik) dapat menggunakan material diantaranya :
  1. Waterproofing Integral Fosroc menggunakan material Conplast WP421.
  2. Waterproofing Integral Sika menggunakan material Viscocrete, dll

Integral Kristalisasi atau Integral Crystalin (hidrofilik) dapat menggunakan material :
  1. Deltacrys Admix.
  2. Contite H2O stop, dll.

Keunggulan Bahan dan Aplikasi:
  1. Bahan bersifat integral waterproof, seketika bersifat kedap.
  2. Plastisitas beton bertambah baik sehingga mengurangi terjadinya keropos pada saat pengecoran berlangsung.
  3. Tidak mengurangi ‘Compressive Strength’ beton, sebaliknya terjadi peningkatan kekuatan dengan kondisi workability yang sama.
  4. Non toxic – tidak beracun.
  5. Mudah dalam pengaplikasiannya.
  6. Cepat dan ekonomis.

Demikian sedikit ulasan tentang beton integral waterproofing. Semoga bermanfaat. Terima kasih...



Dalam sebuah proyek, seringkali kita dengar istilah bouwplank. Pekerjaan bouwplank biasanya dilakukan pada saat awal proyek. Sebenarnya apa sih yang dinamakan dengan bouwplank?

Bouwplank adalah patok kayu sementara yang dibuat untuk meletakkan titik-titik As bangunan sesuai dengan gambar denah bangunan yang direncanakan. Bouwplank digunakan untuk memastikan peletakan ukuran-ukuran rumah atau bangunan yang hendak didirikan. Bouwplank juga berfungsi sebagai dasar ukuran tinggi/level/peil penentuan ketinggian lantai dalam rumah dengan permukaan jalan.

Adapun syarat-syarat memasang bouwplank yang benar adalah sebagai berikut :
  1. Kedudukannya harus kuat dan tidak mudah goyah.
  2. Berjarak cukup dari rencana galian, diusahakan bouwplank tidak goyang akibat pelaksanaan galian.
  3. Terdapat titik atau dibuat tanda-tanda.
  4. Sisi atas bouwplank harus terletak satu bidang (horizontal) dengan papan bouwplank lainnya.
  5. Letak kedudukan bouwplank harus seragam (menghadap kedalam bangunan semua).
  6. Garis benang bouwplank merupakan as (garis tengah) daripada pondasi dan dinding batu bata.

Demikian sedikit penjelasan tentang bouwplank. Semoga bermanfaat....



Pada kesempatan yang lalu telah dibahas tentang unsur-unsur dalam sebuah pembangunan proyek, dimana terdapat Konsultan yang diantaranya Konsultan Perencana. Pada kesempatan yang lalu juga telah kita bahas hak dan kewajiban Pemberi Tugas (Pemilik Proyek) Dalam Proyek Konstruksi. Pada kesempatan ini akan kami bahas hak dan kewajiban Konsultan Perencana, antara lain :
  1. Membuat perencanaan secara lengkap yang terdiri dari gambar perencanaan, rencana kerja dan syarat-syarat, perhitungan struktur dan perencanaan anggaran biaya.
  2. Menyiapkan dokumen untuk proses lelang / tender.
  3. Membantu dalam peleangan proyek seperti memberikan penjelasan dalam rapat pemberian pekerjaan dan membuat berita acara penjelasan.
  4. Memberikan usulan serta pertimbangan kepada pengguna jasa dan pihak kontraktor tentang pelaksanaan pekerjaan.
  5. Memberikan jawaban dan penjelasan kepada kontraktor tentang hal-hal yang kurang jelas dari gambar perencanaan, rencana kerja dan syarat-syarat.
  6. Membuat gambar revisi jika ada perubahan pekerjaan.
  7. Menghadiri rapat koordinasi pengelola proyek.
  8. Mempelajari petunjuk-petunjuk teknis, peraturan perundang-undangan yang berlaku sebagai pedoman kerja.
  9. Mengadakan koordinasi dengan Sub Dinas lain dan Instansi terkait sesuai dengan bidangnya.
  10. Menyusun rencana strategis Dinas.

Demikian sedikit penjelasan tentang hak dan kewajiban konsultan perencana. Semoga bermanfaat...