Poker Asli Indonesia


Hampir semua penduduk Indonesia menggunakan listrik dari perusahan BUMN PLN tapi kemungkinan banyak yang tidak tau daya listrik yang sebenarnya kita terima dari PLN tersebut. Terkadang kita juga dibuat kebingunan apakah listrik yang terpasang di rumah kita itu misalnya 900 VA atau 900 Watt?

Pada kesempatan ini akan kami bahas permasalahan tersebut di atas. Berikut akan kami sajikan rumus-rumus daya listrik.
Daya listrik sebenarnya ada 2 jenis, yaitu Daya listrik semu dan Daya listrik nyata. Apa perbedaannya?inilah perbedaannya :

Rumus Daya Listrik Semu:
Daya = Tegangan x Arus
P = V x I (dengan satuan VA)

Rumus Daya Listrik Nyata:
Daya = Tegangan x Arus x Koefisien Rata-rata
P = V x I x Cos Ø (dengan satuan watt)

Nah, dari 2 rumus di atas, mari kita cek daya listrik yang terpasang di rumah kita. Kalau kita lihat daya listrik PLN yang terpasang adalah dengan satuan VA. Biasanya daya listrik pelanggan PLN untuk rumahan dengan tegangan 220 V sebagai berikut :
900 VA
1.300 VA
2.200 VA
3.500 VA
5.500 VA

Padahal peralatan listrik yang kita pakai sehari-hari biasanya kalau kita lihat menggunakan satuan watt. Seperti lampu 5 watt, 10 watt, 100 watt dsb tidak menggunakan satuan VA. Maka untuk mengubah satuan VA menjadi dikalikan koefisien rata-rata yang pada umumnya nilainya 0,8. Jadi mari kita hitung daya nyata dari PLN tersebut di atas, yaitu :
900 VA x 0,8 = 720 watt
1.300 VA x 0,8 = 1.040 watt
2.200 VA x 0,8 = 1.760 watt
3.500 VA x 0,8 = 2.800 watt
5.500 VA x 0,8 = 4.400 watt

Jadi, kesimpulannya VA ≠ Watt

Demikian sedikit ulasan tentang perbedaan satuan watt dengan volt ampere (VA). Semoga bermanfaat....

Tuban - Masjid biasanya identik dengan kubahnya yang menjulang tinggi di langit. Namun, di Tuban, Jawa Timur Masjid Aschabul Kahfi malah berada di dalam perut bumi. Masjid ini berada di Jalan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Tuban, Jawa Timur. Bangunan Masjid Aschabul Kahfi cukup menarik perhatian siapa saja yang melintas. Dari kejauhan, sudah bisa terbaca papan nama yang cukup besar bertuliskan "Masjid Aschabul Kahfi Perut Bumi Al Maghribi".

Dari papan nama tersebut saja sudah bisa terlihat betapa uniknya bangunan ini. Sebagai bangunan untuk beribadah, adalah hal yang tidak biasa bagi Masjid berada di perut bumi. Masjid hanya terlihat bagian gerbangnya saja dari luar, bangunan lainnya berada di dalam perut bumi layaknya sebuah gua.

Di pintu gerbang, terdapat kaligrafi yang berkolaborasi dengan tulisan Jawa. Gerbang tersebut dilengkapi dengan gapura yang tidak terlalu besar, kira-kira sekitar 2 meter. Setelah itu, terdapat tangga yang mengantarkan tiap pengunjung untuk turun menuju bangunan utama Masjid.

Tanpa cahaya matahari, Masjid Aschabul Kahfi memiliki ruangan utama yang cukup gelap. Tidak ada sinar selain dari cahaya lampu di sini. Arsitektur mMsjid mirip dengan bangunan Arab dengan pilar-pilar yang melingkar. Bangunan ini tidak di desain oleh orang asing, tapi KH Shubhan sang arsitek bangunan unik ini.

Awalnya, Masjid Aschabul Kahfi merupakan gua alami yang tanpa manfaat, berbatu dan tandus tak terawat. Kemudian KH Shubhan memiliki ide kreatif untuk mengalihfungsikan gua tersebut sebagai tempat ibadah. Ia sendiri yang mendesain dan mengarahkan semua pembangunan Masjid ini.

Bagian atas Masjid juga dilengkapi dengan kubah yang megah. Oleh karena bangunan Masjid yang ada di perut bumi, membuat kubah Masjid Aschabul Kahfi tidak terlalu tinggi. Sekeliling kubah adalah tanah yang bisa dijadikan tempat bersantai para pengunjung.

Berikut beberapa foto keindahan Masjid Aschabul Kahfi :









Demikian sedikit ulasan tentang Masjid Aschabul Kahfi Tuban yang berada di perut bumi. Semoga menmbah wawasan bagi kita tentang Masjid-Masjid di Indonesia. Terima kasih...





Jogja - Masjid Taman Sari terletak di bawah tanah kompleks Taman Sari Jogjakarta. Masjid Taman Sari dibangun sekitar pada 1750. Masjid ini memiliki arsitektur yang unik. Masjid bawah tanah ini terdiri atas dua lantai berbentuk bulat dengan rongga - rongga jendela di bagian luarnya. Lantai bawah dipakai untuk jamaah wanita, lantai atas untuk jamaah pria. Tangga dari lantai bawah menuju ke lantai atas terletak di tengah-tengah lingkaran. Selain itu terdapat sebuah kolam kecil berbentuk bulat di tengah masjid serta tangga yang melintang di atasnya.

Di setiap lantai dapat kita temui ruangan tersendiri untuk imam yang memimpin sholat. Kedua lantai dihubungkan dengan lima buah tangga yang melintang ditengah-tengah ruangan Masjid tersebut, disertai kolam untuk berwudhu tepat di bawah tangga.

Kita dapat merasakan suatu aura fenomena klasik dan menarik di dalam area lingkungan Masjid ini. Ruang masuk Masjid yang diawali dengan cahaya redup dan udara sejuk akan menyambut kehadiran kita.

Masjid Bawah Tanah ini memiliki 5 buah anak tangga yang menuju ke lantai masjid, dengan empat buah anak tangga membentuk panggung kecil yang di bawahnya terdapat sebuah sumur. Dan satu buah lagi anak tangga terhubung langsung ke lantai atas masjid. Dan kelima buah anak tangga ini merupakan pengejawantahan dari rukun Islam. Sedangkan tangga tertinggi yang terdapat di dalam lokasi area Masjid Bawah Tanah tersebut menunjukkan arah kiblat (Mekah).

Berikut foto Masjid Bawah Tanah Taman Sari Jogja :






Excavator merupakan salah satu alat berat yang sering digunakan di dalam sebuah proyek konstruksi. Untuk menjamin peralatan dalam kondisi baik, maka petugas safety harus sering melakukan inspeksi rutin terhadap alat excavator agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Adapun hal-hal yang perlu diinspeksi pada alat berat excavator adalah sebagai berikut :
  1. Identifikasi Alat atas kepemilikan, apakah ada dan jelas.
  2. Warna cat, apakah pudar atau tidak.
  3. Tangga naik - turun, bengkok, patah atau licin.
  4. Pegangan naik - turun, bengkok, patah atau licin.
  5. Kebersihan kabin operator, lumpur dan minyak
  6. Jendela, kebersihan, retak, penghalang pandangan.
  7. Kursi operator : Struktur pelindung kabin operator (ROPS), Pedal dan tuas tidak licin, Petunjuk fungsi setiap tuas, Kaca spion, Klakson, Lampu penerangan bucket dan Alarm swing visual maupun audible.
  8. Alat pemadam : Kotak P3K (jumlah dan jenisnya), Kunci kontak (on - off)merangkap kunci kabin, Pengukur oli mesin, Pengukur pendingin, Pengukur oli transmisi, Pengukur oli hidrolik, Pengukur bahan bakar.
  9. Bucket : retak, aus.
  10. Cutting edge - sirip potong.
  11. Ripper teeth - gigi pemecah.
  12. Silinder blade : rusak, aus, bocor.
  13. Rantai track : retak, patah, aus.
  14. Gigi penahan rantai track (gigi penahan dalam).
  15. Roda pemutar rantai track.

Demikian, terima kasih....





Dalam pengadaan sebuah barang dengan lelang, ada beberapa langkah-langkah yang harus dilakukan, antara lain :
  1. Pembentukan panitia lelang.
  2. Penyusunan dan pengesahan HPS/OE.
  3. Penyusunan RKS / Dokumen dan draft iklan.
  4. Persetujuan draft RKS dan draft iklan.
  5. Pengumuman lelang.
  6. Pengambilan RKS oleh calon peserta lelang.
  7. Undangan rapat penjelasan RKS.
  8. Rapat penjelasan RKS (Aanwijzing).
  9. Pemasukan surat penawaran.
  10. Pembukaan surat penawaran.
  11. Evaluasi penawaran (satu / dua amplop).
  12. Usul persetujuan penetapan pemenang lelang.
  13. Pengumuman pemenang lelang.
  14. Masa sanggah.
  15. Menjawab sanggahan.
  16. Menyiapkan kontrak.
  17. Pengajuan NOL kontrak.

Demikian langkah-langkah dalam pengadaan barang dengan lelang. Terima kasih...


Pengertian Curing
Perawatan beton (curing) adalah suatu proses untuk menjaga tingkat kelembaban dan temperatur ideal untuk mencegah hidrasi yang berlebihan serta menjaga agar hidrasi terjadi secara berkelanjutan. Curing secara umum dipahami sebagai perawatan beton, yang bertujuan untuk menjaga supaya beton tidak terlalu cepat kehilangan air, atau sebagai tindakan menjaga kelembaban dan suhu beton, segera setelah proses finishing beton selesai dan waktu total setting tercapai.

Curing dapat dilakukan dengan berbagai macam cara antara lain :
  1. Menyemprotkan dengan lapisan khusus ( semacam Vaseline ) pada permukaan beton.
  2. Membasahi secara terus menerus permukaan beton dengan air. Setelah proses curing, di lakukan pengurugan tanah kembali lapis demi lapis.

Tujuan Curing
Tujuan pelaksanaan curing/perawatan beton adalah memastikan reaksi hidrasi senyawa semen termasuk bahan tambahan atau pengganti supaya dapat berlangsung secara optimal sehingga mutu beton yang diharapkan dapat tercapai, dan menjaga supaya tidak terjadi susut yang berlebihan pada beton akibat kehilangan kelembaban yang terlalu cepat atau tidak seragam, sehingga dapat menyebabkan retak.

Pelaksanaan Curing
Pelaksanaan curing/perawatan beton dilakukan segera setelah beton mengalami atau memasuki fase hardening (untuk permukaan beton yang terbuka) atau setelah pembukaan cetakan/acuan/bekisting, selama durasi tertentu yang dimaksudkan untuk memastikan terjaganya kondisi yang diperlukan untuk proses reaksi senyawa kimia yang terkandung dalam campuran beton. Lamanya curing sekitar 7 hari berturut – turut mulai hari kedua setelah pengecoran.

Metode Curing
Ada beberapa metode curing yang dibagi menjadi 3 bagian, yaitu :
  1. Metode yang menjaga tingkat komposisi air, yaitu membiarkan adonan hasil campuran di dalam satu lapisan air. Seperti ponding, fog spraying atau sprinkling.
  2. Metode yang mencegah hilangnya air dalam campuran beton, melibatkan teknik dan material tambahan untuk mencegah penguapan dari air yang telah tercampur.
  3. Metode yang mempercepat hidrasi dengan memberikan tambahan panas dan pelembab, melibatkan tambahan panas dan air untuk mempercepat hidrasi.

Curing dapat dicapai dengan menggunakan 4 material, diantaranya air, mats/selimut, kertas anti air atau bungkus plastik dan membran cair atau forming compound.

Demikian sedikit ulasan tentang perawatan beton curing. Semoga bermanfaat...